Puisi
mulailah merajut selembar kain di tengah jalan itu
walau setengah jalan tersipu namun satu hati tersentuh
lambaian yg ternyata tak nyata
bukan sosok berdiri kaku mengucapkan kata maaf…
hanya menuntun bayangan ku saja
di sepenggal jalan itu ku tertatih
hingga bertatapan dengan sosok berdiri kaku mengucapkan kata cinta…
menghapus setengah jalan itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar