Jalan Jalan
Osaka dan Sakura
REP | 03 May 2010 | 12:45 via Mobile Web
Osaka, kota terbesar kedua setelah tokyo, sempat menjadi ibukota negara jepang beberapa waktu silam. Kota yang kalau musim semi sekarang ini, banyak di datangi oleh warga jepang yang tinggal di daerah tokyo ke atas, karena udaranya yang hangat.
Sakura, dan hanami merupakan ritualitas wisatawan yang berkunjung ke osaka, tempat tujuan mereka paling ramai yaitu di osakajo. Kalau menggunakan kereta dari umeda/osaka memakan waktu 30 menit. Di sana, mereka akan berkumpul disebuah kuil megah peninggalan kaisar jepang terdahulu, yang ujung atapnya bertahtakan emas, kalau mau masuk kekuil ini ditarif biaya 1000 yen. Disekeliling kuil terdapat banyak sekali pohon sakura, para wisatawan asing dan lokal, berfoto, dan menikmati hangatnya musim semi, dengan membawa bekal makanan dan minuman yang banyak, kemudian mencari pohon sakura yang tidak ada orangnya, menggelar tikar, duduk sambil makan dan minum sake dibawah pohon sakura tersebut ,ini yang disebut hanami.
Biasanya setelah selesai ber-hanami-an di osakajo, mereka akan melanjutkan menikmati wisata ke universal studio, pusat permainan atraktif, sambil menikmati film-film 4D. Studio game yang pertama kali dibuat oleh universal di asia ini, paling banyak dikunjungi kalau hari libur, sabtu dan minggu, mereka rela antri berjam-jam untuk dapat menikmati permainan yang menarik.
Selanjutnya bila telah jenuh menikmatinya, dan ingin berbelanja pakaian khas osaka, atau elektronik, bisa mendatangi namba, disana, banyak menjual barang-barang elektronik baru dan bekas dengan harga miring, pakaian dan makanan khas osaka tersebar di pusat kota osaka tersebut.
Ada satu lagi yang menarik di kota osaka, yaitu bandara internasional kansai di ringu town, bandara ini sangat unik karena berada di tengah laut. Laut ditimbun pakai pasir dan tanah khusus oleh pemerintah setempat untuk kebutuhan bandara internasional di osaka. Untuk menempuh bandara ini memakai monorel, dimana sepanjang perjalanan memakai monorel kita akan disajikan pemandangan laut yang indah.
Kalau anda dari indonesia mau ke osaka, biasanya langsung ada pesawat yang menuju ke bandara kansai. Tapi kalau tidak ada, pesawat ke jepang akan mendarat di narita tokyo, jangan kuatir tidak ada kendaraan yang menuju osaka. Karena pesawat ke osaka banyak dan hanya memakan waktu kurang dari 1 jam, atau mau lebih asyik lagi naik shinkansen, kereta super cepat yang memakan waktu 3 jam-an dari ueno ke umeda.
Domohttp://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2010/05/03/osaka-dan-keindahaannya/
Sakura, dan hanami merupakan ritualitas wisatawan yang berkunjung ke osaka, tempat tujuan mereka paling ramai yaitu di osakajo. Kalau menggunakan kereta dari umeda/osaka memakan waktu 30 menit. Di sana, mereka akan berkumpul disebuah kuil megah peninggalan kaisar jepang terdahulu, yang ujung atapnya bertahtakan emas, kalau mau masuk kekuil ini ditarif biaya 1000 yen. Disekeliling kuil terdapat banyak sekali pohon sakura, para wisatawan asing dan lokal, berfoto, dan menikmati hangatnya musim semi, dengan membawa bekal makanan dan minuman yang banyak, kemudian mencari pohon sakura yang tidak ada orangnya, menggelar tikar, duduk sambil makan dan minum sake dibawah pohon sakura tersebut ,ini yang disebut hanami.
Biasanya setelah selesai ber-hanami-an di osakajo, mereka akan melanjutkan menikmati wisata ke universal studio, pusat permainan atraktif, sambil menikmati film-film 4D. Studio game yang pertama kali dibuat oleh universal di asia ini, paling banyak dikunjungi kalau hari libur, sabtu dan minggu, mereka rela antri berjam-jam untuk dapat menikmati permainan yang menarik.
Selanjutnya bila telah jenuh menikmatinya, dan ingin berbelanja pakaian khas osaka, atau elektronik, bisa mendatangi namba, disana, banyak menjual barang-barang elektronik baru dan bekas dengan harga miring, pakaian dan makanan khas osaka tersebar di pusat kota osaka tersebut.
Ada satu lagi yang menarik di kota osaka, yaitu bandara internasional kansai di ringu town, bandara ini sangat unik karena berada di tengah laut. Laut ditimbun pakai pasir dan tanah khusus oleh pemerintah setempat untuk kebutuhan bandara internasional di osaka. Untuk menempuh bandara ini memakai monorel, dimana sepanjang perjalanan memakai monorel kita akan disajikan pemandangan laut yang indah.
Kalau anda dari indonesia mau ke osaka, biasanya langsung ada pesawat yang menuju ke bandara kansai. Tapi kalau tidak ada, pesawat ke jepang akan mendarat di narita tokyo, jangan kuatir tidak ada kendaraan yang menuju osaka. Karena pesawat ke osaka banyak dan hanya memakan waktu kurang dari 1 jam, atau mau lebih asyik lagi naik shinkansen, kereta super cepat yang memakan waktu 3 jam-an dari ueno ke umeda.
Domohttp://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2010/05/03/osaka-dan-keindahaannya/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar