Selasa, 31 Januari 2012

Bagaimanakah Indomie Di Jepang?


Bagaimanakah Indomie Di Jepang?

OPINI | 14 October 2010 | 06:27 via Mobile Web327  Nihil
Di Taiwan produk indomie ditarik dipasaran, lalu bagaimana di Jepang?
Saya rasa tidak ada yang bisa ditarik, tetap aman. Mengapa?
Karena Di toko dan supermarket di jepang, khususnya Osaka (tempat saya magang 3 tahun yang lalu) tidak ada yang menjual produk indomie. Kecuali toko khas Indonesia, itupun minim ( cuma 1 atau 2 toko saja, yang buka hanya hari sabtu dan minggu).
Orang jepang agak “kurang percaya”, dengan buatan bangsa lain. Apalagi produk instan seperti mie. Mungkin agak ngeri juga. Pernah suatu ketika saya menawari teman saya orang jepang Indomie goreng. Pertama-tama ditanya dulu asalnya dari mana mie itu. Lalu dilihatnya kadarluarsanya, dia terkejut! Kok lama banget expirednya. Diletakkannya lagi mie tawaran saya tadi alias tidak jadi dimakan.
Begitulah, mereka tidak biasa dengan yang lama-lama. Apalagi mie instan, rawan bahan pengawet katanya. Hal itu bisa dilihat dari produk mie instan buatan mereka. Waktu kadarluarsanya sangat singkat. Tapi kali ini aku yang tidak memakannya, karena ada minyak babi dan kandungan yang tidak boleh dimakan oleh seorang muslim.
Orang jepang memang jarang makan mie kemasan, dia biasanya makan mie yang langsung saji seperti : soba, yaki soba, ramen, dll. Pengelolaan mie pun sering di ekspose di televisi. Acara Reality shownya sering menyuruh artis mengaduk tepung untuk dijadikan mie.
Kalau saja di indonesia ada acara yang seperti itu pasti lebih terjamin. Misalnya artis disuruh kerja ke pabrik indomie terus ngaduk tepung dan bumbunya, kan lebih asyik gitu loh…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar