Selasa, 31 Januari 2012

Sopir Truk, Seks, dan Kesepiannya


Unik

Kirim Pesan

Otoko Mae

use your imagination

Sopir Truk, Seks, dan Kesepiannya

REP | 03 July 2010 | 09:35 via Mobile Web991  2 dari 2 Kompasianer menilai Menarik
Jalan lintas timur sumatera!
Bila anda sering berpergian dari pulau sumatera ke pulau jawa atau sebaliknya dari pulau jawa ke pulau sumatera, maka di pastikan anda akan melewati jalan itu!, karena, itu merupakan jalan lintas tercepat, yang wajib di lewati para pengendara!, karena kalau melewati jalur lintas barat sumatera, memutar sangat jauh, sangat memakan waktu. Jadi bila anda melewati jalur lintas timur tersebut, dapat di pastikan anda akan merasakan kepadatan arus kendaraan yang hilir mudik, baik itu motor, kendaraan pribadi, bus antar provinsi, dan truk. jika hari libur, atau hari raya, maka makin padat merayap!, wow…
Arus kepadatan itu akan bertambah, bila ada truk yang antri untuk melewati jalanan yang berlubang besar. Maklum hampir 30% jalan lintas timur sumatera, berlubang!
Di pinggiran jalan tersebut juga terdapat berbagai macam rumah makan singgah, untuk pengguna jalan. Ada rumah makan padang, sunda, batak, dan sebagainya. Di sana, para sopir-sopir truk, pengemudi bus dan penumpang, para traveling keluarga, banyak beristirahat melepas lelah, makan, sholat, atau hanya untuk ke toilet.
Namun agak berbeda, antara pengemudi kendaraan penumpang biasa, pribadi, dengan sopir truk. Kalau yang lain istirahatnya kurang lebih 1 jam, sedangkan sopir truk, mereka terkadang istirahat sampai 1-2 hari-an disana.
Yang menarik, diantara sopir truk tersebut, ada yang 1 bulanan hanya mengendarai truk, tanpa pulang menengok anak istrinya, katanya ini merupakan tuntutan kerja.
Apa sih yang dibawa?
Bermacam-macam, Ada barang dari pabrik yang dikirim ke konsumen, maupun hasil panen perkebunan. Jalur yang di tempuh pun beraneka ragam, dari yang hanya jakarta- lampung sampai yang dari pulau bali ke aceh, bisa dibayangkan!, waktu yang di tempuh dengan bobot beban yang besar dan banyak dan laju kendaraan yang lambat, bisa berapa minggu dan bulan sampai di tempat.
Terus, apa tidak kesepian neh?, kan jalan di lewati, rata-rata hutan, di dalam truk cuma berdua ama kernet!
Kalau kesepian, itu pasti!, tapi, ada yang mengobati sepinya dengan “cewek penghilang sepi”, yang didapat khusus di rumah makan yang bertanda hanya untuk sopir truk yang kesepian. Di samping itu, mereka juga mengobati “kesepiannya” di kapal penyeberangan ferri merak-bakauheni atau sebaliknya, cewek yang bertanda khusus itu hanya dapat dikenali para jaringan sopir truk saja!.
Memang sih, kalau udah berminggu-minggu, memang butuh banget penyaluran hasrat, yang mudah didapat di pantura, lintas sumatera maupun di kapal penyeberangan.
Aduh bang!, setia dong ama istrinya!…
http://unik.kompasiana.com/2010/07/03/sopir-truk-seks-dan-kesepiannya/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar