Jalan Jalan
Sensasi Udon dan Yakisoba
OPINI | 07 May 2010 | 12:44 via Mobile Web
Apa yang enak untuk menghangatkan tubuh kala musim dingin?. Sake, Seks atau makanan. Ehm, semua itu solusi yang enak untuk di nikmati. Tapi, saya belum tertarik dengan yang pertama dan kedua. Saya lebih memilih yang ketiga, makanan.
Ya, kalau bicara makanan, tidak lain adalah yang panas dan menggiurkan lidah. Disamping bikin perut kenyang, juga membuat badan terasa hangat dan berkeringat.
Saya teringat musim dingin tahun lalu, makanan favorit kala itu adalah Udon, disamping murah, juga banyak terdapat di semua wilayah di Osaka ini. Udon adalah sejenis makanan yang berbentuk mie, tapi tidak keriting (mungkin habis di Rebonding), berkuah dan disisipi tambahan jamur di setiap sajiannya. Harus ekstra hati-hati, karena kadang-kadang suka di bumbui daging babi. sebelumnya kita harus ngomong dulu tiap kali membeli. Permangkuk, Udon ini dikenai harga 350 yen (Rp. 35.000) , dan ada juga yang lebih murah, tergantung porsinya, mau yang besar atau yang kecil. bisa juga dibungkus untuk kita makan di rumah.
Mungkin harganya dilain tempat dan situasinya hampir sama. kalau di kobe membeli udon, bayarnya di muka, setelah itu, baru menerima mangkuk hangat udon, takut kelupaan karena penjualnya rata-rata manula.
Bicara udon yang berkuah, ada juga yang digoreng tanpa kuah, namanya yakisoba. Bentuknya sama, agak pedas, tapi yang membedakanya itu, bawang bombay yang telah di kering ditaburi diatas yakisoba ini. Mungkin kalau mau disamakan, yakisoba dan spagheti hampir mirip, tapi mungkin beda rasa. Harganya agak mahal dari udon, karena harus menggunakan minyak. dan bumbu yang dipakai pun agak banyak dari udon. Dan harus hati-hati juga, daging babinya.
Kedua jenis makanan diatas, banyak yang menjualnya, toko khusus mie dan restoran banyak yang menyajikan menu itu. Tinggal pesan, dan siap disantap. Apa lagi kala musim dingin, rasanya mantaps.
Ya, kalau bicara makanan, tidak lain adalah yang panas dan menggiurkan lidah. Disamping bikin perut kenyang, juga membuat badan terasa hangat dan berkeringat.
Saya teringat musim dingin tahun lalu, makanan favorit kala itu adalah Udon, disamping murah, juga banyak terdapat di semua wilayah di Osaka ini. Udon adalah sejenis makanan yang berbentuk mie, tapi tidak keriting (mungkin habis di Rebonding), berkuah dan disisipi tambahan jamur di setiap sajiannya. Harus ekstra hati-hati, karena kadang-kadang suka di bumbui daging babi. sebelumnya kita harus ngomong dulu tiap kali membeli. Permangkuk, Udon ini dikenai harga 350 yen (Rp. 35.000) , dan ada juga yang lebih murah, tergantung porsinya, mau yang besar atau yang kecil. bisa juga dibungkus untuk kita makan di rumah.
Mungkin harganya dilain tempat dan situasinya hampir sama. kalau di kobe membeli udon, bayarnya di muka, setelah itu, baru menerima mangkuk hangat udon, takut kelupaan karena penjualnya rata-rata manula.
Bicara udon yang berkuah, ada juga yang digoreng tanpa kuah, namanya yakisoba. Bentuknya sama, agak pedas, tapi yang membedakanya itu, bawang bombay yang telah di kering ditaburi diatas yakisoba ini. Mungkin kalau mau disamakan, yakisoba dan spagheti hampir mirip, tapi mungkin beda rasa. Harganya agak mahal dari udon, karena harus menggunakan minyak. dan bumbu yang dipakai pun agak banyak dari udon. Dan harus hati-hati juga, daging babinya.
Kedua jenis makanan diatas, banyak yang menjualnya, toko khusus mie dan restoran banyak yang menyajikan menu itu. Tinggal pesan, dan siap disantap. Apa lagi kala musim dingin, rasanya mantaps.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar