Selasa, 31 Januari 2012

Eksotisme Ketan Bakar: Seks Terselubung


Sosbud

Kirim Pesan

Otoko Mae

use your imagination

Eksotisme Ketan Bakar: Seks Terselubung

REP | 02 May 2010 | 05:36 via Mobile Web355  2 dari 2 Kompasianer menilai Menarik
Malam minggu di asrama terus, jenuh juga, teman-teman semuanya pada main ke Bandung, saya dan Marno tidur-tiduran saja di kamar. Maklum habis menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan sensei tadi siang. Tumben hari ini kami cuma dapat PR 2 halaman, menulis huruf hiragana, biasanya minimal 7-10 halaman. Mungkin itu penyebab asrama jadi kosong jam sekarang ini.
Marno segera bangun dari tempat tidurnya,
” kita makan ketan bakar yuk di depan,”
” ayo, dari pada gak ada kerjaan, gue juga belum pernah makan ketan bakar,” kataku beranjak bangun dan langsung ganti baju.
Jarak dari asrama ke lokasi ketan bakar cukup jauh, tapi sangat jelas terlihat dari kepulan asapnya.
Tiba di sana, marno langsung memesan bandrek dan ketan bakar, kelihatannya dia sering kesini, karena gadis penjaga toko langsung menyapa marno .
Aku pun mengikuti apa yang dia pesan, lalu mencolekku,
“cantik gak pelayannya,” sambil matanya menunjuk gadis yang menyapanya tadi.
” lumayan cantik, tapi kelihatannya dia udah punya suami,”
” ala, sok tau loe, ntar lo liat aja aksi gue sama dia,” kata marno yakin.
Gadis itu pun selesai membakar ketan pesanan, dan segera membawanya ke kami. Meletakkan makanan ke meja , lalu beranjak pergi, tapi tangan marno dengan sigap menahan lengan sigadis, dan menyuruh duduk disampingnya.
Aku terkesima, dan hanya mendengar pembicaraan mereka berdua walau agak samar karena bisik-bisik. Terdengar olehku seperti tawar menawar harga, tapi tidak jelas nominalnya.
Selanjutnya marno membisikan sesuatu ketelingaku,
” lo mau gak?,”
” mau apa?,”
” cewek lah!, buat ngilangin jenuh,”
Aku menolak tawaran marno, dan membiarkan dia sendiri saja yang menghilangkan ‘jenuhnya’. Aku memilih menikmati bandrek dan ketan bakar ini saja buat jenuhku. Tak lama kemudian, ada yang datang, sepertinya akan menggantikan gadis yang bersama marno tadi.
Tebakanku benar, marno pun minta izin pergi dengan gadis yang tadi.
” nitip asrama ya,”
” mau kemana lu,”
” hotel,” bisik marno ditelingaku. Aku pun beranjak balik ke asrama, beriringan dengan marno yang ke hotel.
Penjaja cinta ketan bakar
Lembang…..
http://sosbud.kompasiana.com/2010/05/02/eksotisme-ketan-bakar-seks-terselubung/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar