Selasa, 31 Januari 2012

Chating Cyber Seks, Bisa Adegan Telanjang?


Hobi

Kirim Pesan

Otoko Mae

use your imagination

Chating Cyber Seks, Bisa Adegan Telanjang?

REP | 28 September 2010 | 05:18 via Mobile Web2483  Nihil
Tahun 2007, Fujiderashi no Apato, Osaka, jepang. Tepatnya hari minggu, dimana waktunya santai tanpa rutinitas kerja sehari-hari. Saat yang tepat untuk melepas lelah dengan duduk saja didepan pasokong ( komputer atau laptop ).
” lagi ngapain?,” Kataku
” chating sambil webcam dengan cewek hongkong,” kata budi.
Budi adalah juniorku di perusahaan tempatku bekerja. masih muda, dan memang masih pendatang baru didunia maya, setelah aku yang senior ini sudah mulai bosan dengan dunia chating. Dengan kata lain, saat itu Budi meminjam laptopku, untuk chating.
Dilayar monitor tampak yahoo messenger plus webcam dengan gadis cantik berbaju merah. Tangan Budi sangat lincah mengetik setiap kata yang ditujukan pada gadis itu.
” hari ini liza cantik banget,” tulis budi
” makasih bang,”
” hari ini tidak jalan?
” tidak bang, lagi males,”
” loh, emang pacar Liza tidak mengajak jalan?”
” belum punya pacar bang, tidak ada yang mau dengan orang jelek,”
” masak sih, aku mau kok,”
” ah abang bisa aja, nanti pacarnya marah loh!,”
” aku belum punya pacar kok!,”.
Sampai disitu Budi terus melancarkan rayuan gombalnya, aku hanya melihatnya dari belakang. Asyik juga, disitu terlihat sekali kalau seorang lelaki itu diturunkan ke bumi ini hanya untuk merayu seorang wanita.
” aku trauma sama seorang cowok,” kata gadis itu
” trauma kenapa?,”
” aku diselingkuhi, terus ditinggalin begitu saja,”
” cowok kamu yang dimana, di indonesia atau hongkong?,”
” di indonesia lah, di hongkong sini mana ada cowok indonesia, kalau pun ada, cuma sedikit!”
” pacaran sama cowok hongkong saja,”
” tidak mau ah!, aku lebih suka cowok indonesia!.”
” kamu tidak dimarah kalau chating begini?,”
” kan libur bang, majikan juga lagi ke pantai sama anaknya, otomatis saya nganggur dan tidak ada kerjaan, mending chat.”
Cewek asal indonesia yang bekerja di hongkong, pahlawan devisa negara!, itulah mereka, pulang ke kampung halaman membawa dolar!, patut di apresiasi. Kehidupan mereka dihongkong lebih baik dari mereka yang dimalaysia. Mereka rata-rata bisa chating dan berlibur, yahoo messenger menjadi suatu wadah untuk sebuah hiburan karena dilengkapi juga webcam. Mereka ini sama canggihnya dengan kami yang berada di jepang. Dunia maya selalu diwarnai cewek hongkong, tanpa mereka, mungkin room indonesia hanya dipenuhi kami anak indonesia yang berada di jepang.
” liza kalau senyum kok cantik banget,,,, bidadari saja kalah,” lanjut budi.
” masak sih!, abang bikin aku gemetaran deh!”
” sueer, aku tidak bohong!, senyumanmu mengingatkanku pada bintang film china gong li,”
” aku jadi malu bang kalau di puji terus,” kata cewek itu mesem-mesem.
Lagi-lagi aku tersenyum melihat ulah budi yang semakin panas. Padahal menurut aku, cewek itu tidak cantik, biasa saja. Mungkin budi juga bohong atas semua itu. Ibaratkan pepatah Casanova, “wanita itu suka kalau kita (lelaki) bohongi!”.
” liza, aku kemarin melihat cewek hongkong yang cyber!”
” maksud abang?”
” yang buka-bukaan gitu!”
” maksud abang telanjang!,”
” iya, tapi sepertinya diwarnet, dalam ruangan kecil dan tertutup!”
” mungkin saja bang, sebab teman liza banyak yang sudah berkeluarga, jadi mereka sering chating sama suaminya!”
” tapi kok telanjang ya?.”
” kan suami istri, lama tidak berjumpa, jadi seperti itu. Tapi, kok abang bisa melihat?”
” aku kan masuk room, lalu ada id cewek yang ‘view webcam’, aku klik, langsung terlihat adegan telanjangnya!”
Cewek cyber seks, itulah sebutan kami bila menemukan mereka bugil di webcam. Ada yang ditemukan secara tak sengaja, namun ada juga yang bugil karena diminta, tergantung rayuan masing-masing.
Pada saat jauh dari keluarga, timbul rasa kesepian dalam diri. Lalu mencoba mencari jalan keluar untuk mengobati. Dengan chating, terasa ada sedikit hiburan dalam hati. Tapi, kalau sudah terlalu, berbugil ria didepan webcam pun dapat menyenangkan hati.
Itulah fenomena, hidup di negeri rantau, kenshusei ( peserta magang di jepang ) dan wanita indonesia yang bekerja di hongkong. Cara menghilangkan jenuh, kangen keluarga atau mencari sebuah sensasi yang lain dari pada biasanya.http://lifestyle.kompasiana.com/hobi/2010/09/28/temanku-dikirimi-baju-dari-cewek-hongkong/

Share 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar